Sinergi Program Antara Pesantren Daarut Tauhiid dan DT Peduli

Share

Pesantren DT – Terus berupaya dalam berkhidmat dan memberikan manfaat kepada masyarakat melalui program-programnya, untuk itu Pesantren Daarut Tauhiid dan DT Peduli akan bersinergi dalam penyelenggaraan program terbaru. Kali ini program yang diusung adalah program Zona Model Masjid Tangguh dan Kajian untuk Corporate. Rencananya kedua program tersebut akan diselenggarakan di tahun 2021 ini.

Sebagai langkah awal dalam penyelenggaraan program yang akan disinergikan, maka pada hari Rabu (17/2) telah dilaksanakan rapat koordinasi antara kedua lembaga tersebut, Pesantren Daarut Tauhiid dan DT Peduli. Dalam acara ini hadir Dadan Junaedi selaku Wakil Kepala Harian Pesantren dan Tim dari Pesantren. Sementara dari DT Peduli dihadiri oleh Dadan Kurniawan dari Direktorat Program DT Peduli beserta Tim. Acara koordinasi ini berlangsung secara daring.

Adapun bahasan dalam rapat koordinasi ini terkait konsep penyelenggaraan program dan pola kerjasama atau sinergi program. Disebutkan oleh Dadan Junaedi bahwa, “Sinergi program Masjid Tangguh (zona model) dan kajian untuk corporate rencannya akan dijalankan di tahun 2021. Harapannya ketika program ini bergulir bisa berjalan selaras antara Pesantren dan DT Peduli. Harus dilakaukan adalah program untuk menekan penyebarluasan aliran sesat dikalangan masyarakat dengan menghidupkan program-program keagamaan (tauhiid) di zona model.”

Sementara Dadan Kurniawan mengharapkan bahwa program Zona Model Masjid Tangguh bisa mereplikasi program yang sudah dijalankan di Masjid Daarut Tauhiid. “Program Masjid Tangguh ingin mereplikasi Masjid DT untuk diterapkan di Masjid-masjid program Masjid Tangguh.” sebut Dadan.

Terkait program Masjid Tangguh, Dadang Subagja (Ketua DKM DT Pusat) menambahkan laporan hasil koordinasi dengan Dewan Masjid Indonesia (DMI) Sukasarai. Disebutkan bahwa ada beberapa tantangan atau kebutuhan untuk masjid-masjid di wilayahnya untuk saat ini. “Hasil koordinasi dengan DMI Sukasari, ada beberapa tantangan atau kebutuhan: 1. Terkait Kebersihan, 2. Sanitizer / Protokol kesehatan, 3. Kajian Kitab / tematik (semenjak covid-19 berhenti), harapannya bisa disiasati, 4. Pengurusan Janaiz (harapanya diadakan pelatiahan pengurusan janaiz). 5. Program Mengaji untuk anak-anak.” Dadang melaporkan.

Direncanakan kedepannya akan ada rapat koordinasi lanjutan untuk pembahasan teknis dan mematangkan konsep program antara lembaga Pesantren Daarut Tauhiid dan DT Peduli. (Adam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

X
× Chat WA admin