Kajian Tauhiid: “Apa Kunci Hidup Agar Senantiasa Merasa Tercukupi?”

Share

Jakarta – Senin (20/12), Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Daarut Tauhiid Jakarta kembali menggelar kajian tauhiid bersama KH. Abdullah Gymnastiar (Aa Gym). Tema kajian tauhiid kali ini yaitu bertajuk “Apa Kunci Hidup Agar Senantiasa Merasa Tercukupi?”.

Kenapa manusia seringkali risau terhadap kebutuhan hidupnya? Salah satu pertanyaan pembuka yang disampaikan Aa Gym kepada jamaah siang itu. Padalah Allah tau persis apa kebutuhan kita, karena Allah yang merancang diri ini. Risaukanlah kepada siapa kita bergantung?

Banyak keperluan diri yang tidak kita ketahui, tapi Allah mencukupi. Lalu kenapa kita risau akan kebutuhan diri yang kita harapkan? Allah lebih tahu yang kita butuhkan karena Allah yang menciptakan keperluan kita. Allah pula yang  mengatur sampainya kebutuhan pada diri kita.

Hal yang membuat hati risau adalah karena bergantung kepada selain Allah. Tawakal bukan berarti tidak berikhtiar. Ikhtiar sempurna dan doanya sempurna, itulah tawakal. Ikhtiar merupakan bagian dari ibadah. Berdoa bagi orang yang beriman adalah nikmat dan pasti Allah kabulkan dengan cara terbaik menurut Allah.

Latihan untuk tidak berharap kepada makhluk. Semakin lengket akan sesuatu maka semakin sakit saat dilepas. Bagaimana cara agar tidak ada yang melekat di hati? Caranya adalah perbanyak dzikir ingat Allah. Setiap ingat sesuatu yang disukai ingatlah Allah yang menciptakannya. Mencintai atau menginginkan sesuatu sekedarnya saja sesuai kebutuhan. Janganlah merasa memiliki, karena semua hanya titipan Allah

Jika ada takdir yang menurut kita tidak sesuai, kuncinya terima dulu. Sambil ikhtiar memperbaiki agar menjadi takdir yang lebih baik. Seperti saat memasak nasi kelebihan air malah jadi bubur. Jika menanggapi dengan emosi dan tidak ikhlas, bubur tetap tidak akan kembali jadi nasi. Sambil ikhtiar menambahkan topping agar jadi bubur yang nikmat.

Lalu kenapa sulit untuk tawakal? Karena kita kurang yakin kepada Allah. Kurang yakin kepada Allah karena kurangnya berusaha mengenal Allah. Hal yang paling membahagiakan adalah senantiasa bersama Allah. Kuncinya semakin kenal dengan Allah. (Iyiz)

X
× Tanya Admin