Kajian Muslimah Masjid Daarut Tauhiid Jakarta, “Bahaya Lisan”

Share

Jakarta – Sejak November 2021 lalu, Masjid Daarut Tauhiid Jakarta telah kembali melaksanakan kajian secara langsung. Salah satu kajian yang rutin dilaksanakan tiap pekannya adalah kajian Muslimah. Kajian yang dikhususkan untuk kaum Hawa ini dilaksanakan setiap Sabtu pagi. Pada pekan kedua di bulan Januari 2022, Kajian Muslimah mengangkat tema “Bahaya Lisan” yang disampaikan oleh Ustadzah Masitoh.

Dalam tema tersebut, jamaah yang tentunya para muslimah diingatkan kembali akan pentingnya menjaga lisan. Diawali dengan pemaparan akan fungsi lisan yang merupakan anugerah namun juga dapat menjadi musibah saat tak dapat dikendalikan.

Ustadzah Masitoh mengibaratkan lisan seperti jaring. Jika digunakan untuk menjaring yang baik, maka yang dihasilkan pun baik. Begitupula sebaliknya, jika yang dijaring buruk maka yang dihasilkan pun buruk.  Sebagaimana hadits Rasulullah berikut.

“Tidak akan lurus iman seorang hamba sebelum lurus hatinya dan tidak akan lurus hati seorang hamba sebelum lurus lisannya.” (HR Ahmad)

Selanjutnya Ustadzah memaparkan akan fenomena-fenomena bahaya lisan. Diantaranya, ungkapan yang tidak berguna. Hal tersebut berbahaya karena bisa jadi dari yang tidak berguna menjadi hal yang makruh bahkan haram.

Bahaya lisan lainnya yaitu banyak omong yang berlebihan. Fenomena ini dikuatkan sabda Rasulullah, “Orang yang amat dibenci Allah adalah orang yang banyak omong.” (al hadits)

Bahaya lisan lainnya yang dijelaskan yakni berbantahan, bertengkar, ungkapan yang menyakiti, melaknat, dusta, menceritakan keburukan orang, dan masih banyak lagi.

Dari semua fenomena-fenomena tersebut, hikmah yang dapat diambil adalah untuk menjauhi segala bentuk bahaya lisan. Caranya adalah dengan menjaga mulut agar tidak kemasukan barang yang haram dan juga menjaga lisan agar tidak mengeluarkan hal yang tidak seharusnya. Yakin bahwa setiap perbuatan dan perkataan akan dicatat malaikat juga menjadi penguat untuk menjaga diri kita terhindar dari bahaya lisan. Semoga kita dapat terhindar dari segala bentuk bahaya lisan. (Iyiz)

X
× Tanya Admin