Baitul Quran Daarut Tauhiid

Sejarah Baitul Quran

Dalam rangka menghidupkan kembali semangat ahlush-shufah seperti masa Rasulullah ﷺ yang berpusat di masjid dengan pembelajaran utama yaitu tauhid, Al Quran, dan memakmurkan masjid, Pesantren Daarut Tauhiid mulai merintis program tahfidz tahun 2009. Selanjutnya tahun 2010 program Tahfidz ini mulai dihidupkan kembali di bawah tanggung jawab Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Daarut Tauhiid. Program ini di-support langsung oleh Pembina Pesantren, K.H. Abdullah Gymnastiar (Aa Gym) dan diberi nama “Program Tahfidzul Quran 30 Juz”.

Pada angkatan pertama, santri yang mengikuti program tersebut berjumlah 15 orang. Setelah mengikuti proses seleksi, santri kemudian diasramakan di masjid sebagaimana ahlush-shufah pada zaman Rasulullah ﷺ dengan mengadopsi pola pembelajaran ahlush-shufah. Selain menghafal Al Quran, santri juga diikutsertakan dalam beberapa kegiatan lainnya seperti kajian-kajian untuk mendalami ilmu keislaman dan khidmat di masjid.

Pada bulan Desember 2012 diadakan rapat kerja yang menginisiasi lahirnya unit Baitul Quran. Hingga saat ini Baitul Quran masih terus berupaya mengembangkan program Santri Tahfidzul Quran (STQ)  dan juga membuat program lainnya.

Latar Belakang

Setidaknya ada tiga hal yang melatarbelakangi berdirinya Baitul Quran Daarut Tauhid, yaitu:

  • Untuk mewujudkan generasi bertauhid yang mencintai Al Quran dan berjuang mengamalkannya.
  • Menumbuhkan semangat umat Islam dalam berlomba-lomba menjadi Ahlul Quran.
  • Menciptakan lingkungan dan fasilitas ketersediaan guru yang menjadi salah satu faktor penting dalam mencapai target untuk memotivasi memotivasi diri dalam menghafal dan mengamalkan Al Quran.

Atas dasar keinginan luhur itulah Baitul Quran Daarut Tauhiid menyelenggarakan “Program Santri Tahfidzul Quran Mukim” sebagai salah satu solusi untuk menghadirkan generasi Ahlul Quran yang memiliki tauhid yang bersih, berakhlak mulia, dan bermanfaat untuk umat. Melalui pembelajaran yang bertahap, berjenjang dan berkelanjutan, santri dididik dan ditempa dengan materi tauhid, akidah, akhlak karimah, karakter baku serta Tata Nilai Daarut Tauhiid.

Visi dan Misi

Visi Baitul Quran Daarut Tauhid adalah menjadi lembaga Al Quran profesional untuk melahirkan generasi yang bertauhid, berakhlakul karimah, dan bermanfaat.

Sedangkan Misinya adalah:

  • Mencetak Huffaz Al Quran yang mutqin 30 juz, bersanad, dan memahami tafsirnya.
  • Membina santri agar bertauhid, berakhlakul karimah, dan bermanfaat.
  • Menyelenggarakan program pendidikan Al Quran yang intensif.

Metode Pembelajaran

Baitul Quran Daarut Tauhiid dalam prakteknya menerapkan lima metode, yaitu:

  • Metode (Thariqah) Wahdah
  • Metode (Thariqah) Kitabah
  • Metode (Thariqah) Sima’i
  • Metode (Thariqah) Gabungan
  • Metode (Thariqah) Jama’i

Program Baitul Quran

1. Santri Tahfidzul Quran (STQ) Takhassus

2. Santri Tahfidzul Quran (STQ) Mahasiswa

3. Santri Tahfidzul Quran (STQ) Non Mukim

4. Bimbingan Baca Quran (BBQ)

5. Tafsir Al Quran Tematik

6. Mabit & Kajian Qurani

7. Dauroh Tahfidz Ramadhan

8. Program Maghrib Mengaji

Alamat Kantor

Komplek Pesantren Daarut Tauhiid

Jalan Gegerkalong Girang No. 67
Kel. Gegerkalong Kec. Sukasari
Kota Bandung – Jawa Barat

Narahubung

Call & Whatsapp : +62 878-250-2225
Instagram : baitulqurandt
Facebook : Baitul Quran DT

X